Selasa, Januari 10, 2023

Pangling

Udah berabad-abad nggak buka Blogger, jadi pangling sama tampilan dashboardnya yang lebih ciamik. Kereeen, Blogggh!! 

Apakah fiturnya bertambah keren? Entah. Mungkin ada pemirsa ada yang bisa memberi pencerahan? Karena gue bener-bener baru buka lagi setelah tiga tahun berlalu. Maygattt...tiga tahun....

Tulisan terakhir gue adalah tentang pandemi karena menurut gue itu adalah momen penting bagi umat manusia dan kini...telah...mencapai...tahun ketiga. Luwarbiyasak luwarbiyasak memang kau pandemi!

Jadi mau membahas apa nih, tentang gue yang menulis blog lagi atau tentang pandemi? Make up your damn mind!....How bout both? 😜

Btw maafkan atas tulisan gue yang belepotan ini karena emang gue benar-benar pangling. Selain pangling sama tampilan Blogger, juga "pangling" dengan menulis. Udah lama nggak ngeblog, gue ngerasa kaku, euyy! (ada yang mau ngelemesin? #eh)

Jadi ya, kembali ke soal ngeblog dan pandemi....

Kenapa ngeblog lagi?

Karena gue sedang puasa sosial media—terutama twitter—yang menurut gue semakin toxic, jadi sekarang butuh outlet yang lebih "adem".

Apa kaitannya dengan pandemi?

Dari beberapa bulan sejak kasus pertama Covid sampai sekarang, kantor gue masih menerapkan WFH dan "seharusnya" gue punya waktu lebih untuk menulis. Tapi ini absurdnya....

Lebih banyak di rumah selama tiga tahun ini ternyata nggak membuat gue mau meluangkan waktu untuk menulis blog ini, atau hal-hal "ekstra kurikuler" lainnya. Yang ada magerrr.............dan teralihkan untuk scrolling IG, YouTube-ing, dll.

Jadi di tahun baru ini (lah topiknya nggeser lagi jadi resolusi) gue bertekad untuk (mencoba) meluangkan waktu lebih sering menulis di tempat lu, Blogg...






Sabtu, Maret 28, 2020

Coronaphobia: Akhir dari Kaum Santuy


“Santai aja kale…”

“Chill aja cuy….”

“Jangan parno-parno amat lah!”

Dulu, kalo kata-kata itu ditujukan ke gue saat gue bersikap terlalu khawatir, mungkin gue akan malu dan coba menenangkan diri. Tapi sekarang, di tengah pandemi Covid-19 yang makin gila ini, orang yang ngomong begitu ke gue bisa gue gampar. Yup, menjadi tenang, cool, santuy, chill itu soo last yearr. Nggak bikin lu jadi keren lagi. Malah terlihat tolol.

Rabu, Juni 20, 2018

Teori Konspirasi Garis Lurus


Berbagai macam teori konspirasi serampangan yang gue mention di tulisan sebelumnya ini bikin gue gatel buat nulis lebih lanjut soal teori konspirasi.

Sebagai standar protokoler, mari kita mulai dari definisi Teori Konspirasi. Menurut kamus, Teori konspirasi adalah sebuah teori yang menjelaskan bahwa sebuah peristiwa (politik, sosial) terjadi akibat pesekongkolan rahasia oleh pihak-pihak yang punya kekuatan besar.

Kamis, Mei 24, 2018

Teroris, Teori Konspirasi dan Islamophobia-Phobia


Aksi terorisme kembali marak di Indonesia. Nggak tanggung-tanggung, dalam waktu seminggu lebih seluruh rakyat Indonesia dibuat tegang oleh serangkaian aksi yang manjatuhkan banyak korban jiwa.

Drama teror ini berawal dari tanggal 8-9 Mei saat terjadi kerusuhan di blok tahanan narapidana teroris di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat yang berujung pada tewasnya lima orang polisi dan satu orang narapidana. Konon kabarnya pemberontakan tahanan di Mako Brimob itu disebabkan oleh petugas lapas yang menghambat kiriman makanan untuk narapidana. 

Senin, Mei 14, 2018

Rocky Gerung, Pemain Akrobat Kata-kata yang Akhirnya Terpeleset


Manusia yang bernama Rocky Gerung ini udah lama jadi perhatian gue. Bukan semata-mata karena sikap sinisnya pada pemerintah—kalo yang kayak begini ada banyak—tapi lebih kepada posisinya yang unik: ia mendalami filsafat, berpikiran liberal (walau bukan JIL), mungkin atheis atau agnostik—yang jelas tidak religius, TETAPI menjadi pujaan mereka yang lebih konservatif seperti kelompok 212, simpatisan PKS, FPI, dan semacamnya. Di twitter—sebagai habitat, atau tepatnya “kolamnya” Rocky—cukup banyak yang tau betapa absurdnya posisi Rocky, tapi sepertinya belum juga membuat para pemujanya sadar. Sampai akhirnya di ILC tanggal 7 April 2018 kemarin, "Pemain akrobat kata-kata" ini bisa dibilang terpeleset dan menimbulkan kontroversi.


Senin, Oktober 16, 2017

Seminar Kreatif yang Kurang Kreatif

Tulisan ini ditujukan terutama untuk para pembicara seminar/ talk show/ presentasi dan lain sebagainya yang membahas tentang kreatifitas periklanan. Sebenarnya lebih tepat kalo gue sampaikan uneg-uneg ini saat acaranya berlangsung. Tapi cukup banyak pertimbangan yang membuat gue urung melakukan itu, salah satunya takut terjadinya amuk massa oleh para pendukung fanatik pembicara seminar. Jadi gue rasa nge-blog tentang masalah ini lebih bijaksana. Oke kita mulai…

Senin, April 24, 2017

Ahok Sang Penista - Politik Karikatur Part II

Pilkada DKI 2017 yang melelahkan telah usai. Walau belum diresmikan KPU, tapi sudah hampir dipastikan kalo pemenangnya adalah pasangan Anies Baswedan - Sandi Uno. Pasangan petahana, Ahok - Djarot harus rela meninggalkan Balai Kota dengan kekalahan yang cukup telak.


Setalah putaran pertama, secara matematis, memanglah Anies yang diprediksi menang berkat tambahan suara dari para pemilih Agus - Silvy. Namun nggak ada yang menyangka kalo jarak perolehan suara Ahok dan Anies akan begitu jauh, meleset dari perkiraan berbagai lembaga survei. SMRC memprediksi suara Anies - Sandi 47,9%, sementara Ahok 46,9%. LSI memprediksi selisih 9%, yang juga kurang signifikan. Banyaknya jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan saat survei dilakukan diduga menjadi penyebab melesetnya berbagai prediksi.

Selasa, April 18, 2017

Politik Karikatur

@Trutherbotred

Karikatur adalah seni menggambar atau menulis tentang seseorang dengan melebih-lebihkan pada bagian-bagian tertentu. Tujuannya bisa untuk memperjelas identitas orang yang tersebut, atau—yang lebih sering—untuk menertawakan kekurangannya. Begitu pula yang terjadi dalam ranah politik. Saat kubu-kubu politik “berkelahi”, mereka mempraktekkan prinsip-prinsip karikatur tersebut. Kubu A saat menyerang kubu B mencoba mencitrakan musuhnya sejelek mungkin.

Senin, Januari 02, 2017

Selamat Datang, 2017!

Horee...tahun 2017 telah datang. Mari sambut dengan optimisme, walaupun di mata beberapa orang —para pakar politik, kebanyakan— adalah tahun yang perlu diwaspadai. Berbagai permasalahan dunia di sepanjang 2016 seperti ISIS, konflik di Suriah, Brexit, dan terpilihnya Trump jadi alasan keparnoan mereka. Belum lagi di dalam negeri, dimana konflik antar kaum konservatif dan moderat yang makin meruncing. Kekhawatiran itu wajar, tapi susah juga untuk melangkah maju kalo belum-belum udah pesimis dan nantinya sepanjang 2017 kita isi dengan menggerutu.

Mari berharap saja konfilik di Timur Tengah mereda, Trump gak segila itu, seluruh negara bebas dari teror, dan di dalam negeri suasana politik jadi adem ayem. Oh, dan sekalian saja kalo unicorn itu ada. Amiienn…amieenn… 




Rabu, Desember 28, 2016

ISIS: Made in Amriki?

Menarik membahas ISIS ini dan bisa melebar kemana-mana. Apalagi kalo dari sisi agama…wuih…seru banget ya? Tapi berhubung gue merasa kurang kompeten (maaf, bukan anak pesantren) dan lebih beresiko, maka di tulisan ini gue fokus ke sisi politiknya aja, atau tepatnya teori konspirasi. Oke, mari kita telaah wacana yang kerap beredar di dunia teori konspirasi: apa benar ISIS bikinan Amerika Serikat? 

Selasa, Desember 13, 2016

Era Dihital, Era Anti-Baper



Dunia internet identik dengan kebebasan, dimana setiap orang bisa berekspresi (hampir) tanpa batas. Fenomena berita hoax di Facebook, komentar kurang ajar di YouTube, perang hestek dan opini di Twitter (Twitwar) adalah efek samping dari kebebasan internet, yang seharusnya cukup diatasi oleh aturan-aturan yang dibuat oleh para penyedia layanan. 

Senin, April 25, 2016

Polemik Daftar 100 Drummer Terbaik Sepanjang Masa Versi Rolling Stone

Belum lama ini majalah Rolling Stone Amerika mengeluarkan daftar 100 drummer terbaik sepanjang masa. Di halaman Facebooknya, Rolling Stone Indonesia meringkas daftar tersebut menjadi 10 drummer saja. Si admin pun memberi pertanyaan: “Drummer favorit lo yang mana?”. Beragam komentar pun bermunculan dan menimbulkan polemik.

Rabu, Desember 16, 2015

Tren Rambut Ber-Pomade dan Kaitannya dengan Konspirasi Ultra Nasionalis

Akhir-akhir ini sering kita jumpai anak-anak muda berambut kelimis memakai pomade dengan rambut bagian samping dan belakang dibuat tipis. Ya, itulah gaya rambut undercut yang dihasilkan banyak barber shop kekinian yang menjamur di tiap sudut kota.

Rabu, Oktober 28, 2015

Twitter, apakah kau masih hidup?

Gue perhatikan emang eksistensi Twitter di dunia media sosial semakin berkurang. Setiap buka Twitter, cuma sedikit teman-teman gue yang update, agaknya mereka lebih sibuk nge-Path atau nge-Facebook. Dan saat gue meeting di kantor untuk menentukan media apa yang dipakai sebagai sebuah kampanye iklan digital, Twitter dipandang sebelah mata. Instagram dan Facebook lebih menjadi preferensi rekan-rekan sejawat gue. Gue jadi berasa tua sendiri karena masih menganggap Twitter sebagai media sosial yang masih hip.


Kamis, Mei 28, 2015

Drum Talk

Drum Talk, alias ngemeng2 soal drum. Kenapa drum? Ya, karena (ternyata) gue seorang drummer. Ehuehueuhu...kenapa pake "ternyata"? Karena sebenernya gue malu menyebut diri seorang drummer, lantaran skill yang pas-pasan. Malu sama drummer-drummer yang super jago, kayak Echa, Eno, Eet (oh, itu mah gitaris ya?), dan banyak lagi lah.

Selasa, Desember 23, 2014

Pasca-Pilpres 2014: Saatnya Kembali ke Bumi

Luar biasa memang Pemilu 2014 ini, terutama pada tahap Pemilihan Presiden. Sampai detik gue menulis tulisan ini, gaungnya masih terasa. Dan bisa-bisa sampai puluhan atau ratusan tahun akan tetap ada. Hebat.

Melihat kondisi masyarakat yang terpolarisasi menjadi dua kubu ini, gue langsung teringat dengan kondisi di Amerika Serikat, yaitu 'pertempuran' abadi antara Republican dan Democrat. Walau sepertinya jumlah mereka yang apatis alias Golput jauh lebih banyak, tapi perdebatan antara kubu Republican dan Democrat cukup gaduh, yang ujung-ujungnya berantem. Sama kan, kayak disini antara kubu Jokowi dan Prabowo? 

Rabu, Juli 09, 2014

#AkhirnyaMemilihNgeBlogTentangPilpres2014

Waktu menunjukkan pukul 3 dini hari di tanggal 9 Juli 2014 ini. Di TV, Sayup-sayup terdengar lagu kebangsaan Jerman dan Brazil yang akan memulai kickoff semifinal Piala Dunia. Seakan tak mau kalah dengan pesta sepakbola di Brazil, beberapa jam lagi akan berlangsung pesta demokrasi Pemilihan Presiden Indonesia 2014.

Rabu, Juli 03, 2013

Kaitan Dandanan Seseorang dan Tingkat Kreativitasnya

Apakah orang yang bertato lebih kreatif dari yang badannya polos? Apakah orang yang rambutnya mohawk lebih kreatif dari yang rambutnya lempeng-lempeng aja? 

Senin, Juli 01, 2013

Mewujudkan Indonesia yang Anarkis


Kalo mendengar kata “anarkis” dan yang pertama kali muncul di kepala lo adalah kekerasan, demonstrasi rusuh, kekacauan, maka kita perlu angkat jempol kepada media massa karena telah berhasil memaksakan pemahamannya yang salah kaprah ke masyarakat luas.

Minggu, Januari 01, 2012

Postingan Pertamax di 2012

Gue termasuk orang yang kurang terpengaruh dengan hype tahun baru, karena menurut gue itu cuma akal-akalan pembuat terompet, kembang api, pengusaha tempat hiburan, dll untuk mengeruk keuntungan. Maka daripada merayakannya secara berlebihan, gue lebih suka melakukan introspeksi tahun kemarin dan membuat resolusi untuk tahun yang baru. Mungkin masih terdengar klise dan mainstream, tapi yang membedakannya adalah apa itu benar-benar dilakukan? Apakah sampai bulan Maret resolusinya masih jalan, heh?