Dunia internet identik dengan kebebasan, dimana setiap orang bisa berekspresi (hampir) tanpa batas. Fenomena berita hoax di Facebook, komentar kurang ajar di YouTube, perang hestek dan opini di Twitter (Twitwar) adalah efek samping dari kebebasan internet, yang seharusnya cukup diatasi oleh aturan-aturan yang dibuat oleh para penyedia layanan.
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Selasa, Desember 13, 2016
Rabu, Oktober 28, 2015
Twitter, apakah kau masih hidup?
Gue perhatikan emang
eksistensi Twitter di dunia media sosial semakin berkurang. Setiap buka
Twitter, cuma sedikit teman-teman gue yang update, agaknya mereka lebih sibuk nge-Path
atau nge-Facebook. Dan saat gue meeting di kantor untuk menentukan media apa
yang dipakai sebagai sebuah kampanye iklan digital, Twitter dipandang sebelah
mata. Instagram dan Facebook lebih menjadi preferensi rekan-rekan sejawat gue.
Gue jadi berasa tua sendiri karena masih menganggap Twitter sebagai media
sosial yang masih hip.
Langganan:
Postingan (Atom)
